Ahli Gizi Rekomendasikan Menu Rumahan untuk MBG
Jakarta, Selasa 13 Januari 2026- Makanan yang biasa dimasak oleh para ibu di rumah disarankan dapat dijadikan acuan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengolah menu Makan Bergizi Gratis (MBG)-salah satu program andalan Presiden Prabowo- dibanding makanan siap saji
Melansir Bloomberg Technoz (13/1), Ahli Gizi Masyarakat Dokter Tan Shot Yen mengatakan jika menu rumahan hasil kreasi ibu di rumah lebih aman dan efektif dalam pemenuhan gizi anak-anak maupun kelompok rentan lainnya. “Menu rumahan!” ujar Tan
Untuk anak usia sekolah (> 5 tahun), Tan merekomendasikan menu sebagai berikut:
- Sarapan: Nasi merah, pepes ikan, sayur bayam, dan apel
- Bekal: Pisang kapok kukus, dan otak-otak sambal kacang
- Makan siang: Nasi merah, ayam pop, daun singkong, dan jeruk
- Kudapan: Es kelapa tanpa gula, dan ubi rebus
- Makan malam: Nasi merah, soto ayam, urap sayur, dan semangka
Contoh menu diatas, ditegaskannya telah mencerminkan pola makan berbasis makan pangan segar dan lokal, yang dapat mendukung tumbuh kembang anak
Anggaran MBG 335 T, Prabowo Minta BGN Tingkatkan Prosedur Pelaksanaan
Sementara itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran MBG untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp335 triliun. “Tahun 2026 yang akan datang sudah dialokasikan kurang lebih Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai retret kabinet pada Selasa pekan lalu
Pada kesempatan tersebut, Prasetyo menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar BGN meningkatkan prosedur pelaksanaan program MBG
“Beliau (Prabowo) untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan. Karena menurut catatan dari Kepala BGN di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian, yang Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” tegas Prasetyo