Dua Direksi Bank Jatim Borong Saham di Awal 2026
SURABAYA, 6 JANUARI 2026 – Optimisme terhadap prospek bisnis PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menjelang tahun 2026 tercermin dari langkah dua jajaran direksi yang kompak menambah kepemilikan saham perseroan.
Aksi tersebut menjadi sinyal kuat keyakinan manajemen atas kinerja Bank Jatim yang terus menunjukkan tren positif.
Dua direksi yang melakukan pembelian saham tersebut yakni Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono dan Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Arif Suhirman.
Keduanya memborong saham Bank Jatim di penghujung tahun 2025 sebagai bentuk sense of belonging sekaligus kepercayaan terhadap masa depan perseroan.
R. Arief Wicaksono tercatat membeli sebanyak 461.500 lembar saham, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 1,86 juta lembar saham. Sementara Arif Suhirman juga membeli jumlah yang sama, yakni 461.500 lembar saham, dengan total kepemilikan saat ini sebesar 1,64 juta lembar saham.
Arief menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah, pemegang saham, pemerintah daerah, regulator, dan para pemangku kepentingan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank Jatim.
Menurutnya, fondasi ekonomi Jawa Timur dan nasional tetap solid meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika global dan regional.
Dari sisi kinerja, hingga November 2025, Bank Jatim (bank only) mencatatkan laba bersih Rp 1,27 triliun, tumbuh 21,81 persen secara tahunan (YoY). Penyaluran kredit juga menunjukkan pertumbuhan sehat, yakni 6 persen YoY sepanjang sebelas bulan pertama 2025.
Pertumbuhan positif turut ditopang oleh lini digital banking. Aplikasi JConnect Mobile hingga November 2025 telah digunakan oleh 973.244 pengguna, meningkat 20,14 persen YoY, dengan nilai transaksi mencapai Rp 58,36 triliun atau tumbuh 22,12 persen YoY.
Sementara itu, layanan JConnect QRIS BJTM mencatatkan 201.796 pengguna, naik 18,39 persen YoY, dengan total nominal transaksi sebesar Rp 3,49 triliun, melonjak 28,09 persen YoY.
“Melihat kinerja positif hingga akhir 2025, kami optimistis prospek bisnis Bank Jatim di tahun 2026 akan semakin baik. Bank Jatim akan terus konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” ujar R. Arief Wicaksono.